KAWAN
saya, sebut saja namanya Kliwon—sesuai nama samarannya, ia lahir dengan weton Kliwon—bercerita
bahwa ia mengintip orang tuanya bercinta. Saya penasaran. Bagaimana bisa?
“Mau bêngi, paling dikirå aku wis turu. Bapak-ibu
mlêbu kamar têrus lawangé dikunci. Biasané ora. Pênasaran. Dakincêng saka
bolongan kunci,” jelasnya. Tentu saja, kawan saya itu lalu menceritakan
adegan demi adegan berikutnya. Ah, sudah, biar saya simpan sendiri. Daripada
sampean batal puasa karenanya.